BERITA AGENDA CAMAT TRAMTIB SUB BAG KEPEGAWAIAN & PU

Menuai Hikmah & Manfaat Di Bumi Gatak Tentang Masif Serta Maraknya Kegiatan Keagaamaan

25 November 2019

Menuai Hikmah & Manfaat Di Bumi Gatak Tentang Masif Serta Maraknya Kegiatan Keagaamaan

Gatak Tempat Yang Kondusif Nyaman Melaksanakan Kegiatan Ruhaniyah/Keagamaan Maka Siap Menuai Hikmah & Manfaat Kegiatan Ini


Marak dan semaraknya kegiatan serta komunitas \ ormas yang melaksanakan kegiatan Pengajian\ Kajian Nasihat Keagamaan baik rutin berkala, atau dadakan dengan pemateri Ustadz/Ustdzah lokal, dari luar daerah, bahkan Artis Populer dari Ibu Kota atau bahkan dari Imam Masjid dari Luar Negeri ) Palestina yang pernah menjadi Pemateri di wilayah Kecamatan Gatak adalah bukti bahwa Gatak adalah Tempat Yang Kondusif Nyaman Melaksanakan Kegiatan Ruhaniyah/Keagamaan bagi masyarakat diwilayah lingkungan ini.

Bahwa, “Hati yang gembira adalah obat,” Tentu hal ini berkaitan dengan kesehatan karena hati yang sehat akan memancarkan kegembiraan. Untuk mendapatkan hati yang dipenuhi dengan sukacita, kebahagiaan, damai dan syukur, kehidupan rohani berperan besar di dalamnya.
Demikian hal ini diakui oleh organisasi kesehatan dunia (WHO), dimana sejak tahun 1994 telah memasukkan aspek agama dalam komponen kesehatan holistik. Konsep ini berguna untuk membangun manusia yang utuh dan sehat. Selain aspek spiritual, juga terdapat tiga konsep holistik lainnya yaitu biologis, psikologis, sosial dan keagamaan.


Adapun, hasil penelitian dari Universitas Duke yang diterbitkan dalam Jurnal PLos ONE (Public Library of Science ONE) menemukan bahwa aktivitas keagamaan dan keterlibatan seseorang dalam sebuah komunitas rohani berdampak positif bagi otak dan kesehatan tubuh. Penelitian ini menjelaskan bahwa aktivitas keagamaan sangat berhubungan dengan kondisi otak, kesehatan jasmani dan rohani.
Bahwa, literatur penelitian yang di ketuai oleh David Hayward ini melibatkan 268 reponden. Hasilnya, responden yang terlibat dalam kelompok keagamaan lebih sehat di usia lanjut dibanding mereka yang tidak pernah terlibat sekalipun.


Diantara 4(empat) manfaat terlibat kegiatan rohani keagamaan bagi kesehatan manusia/insan awam :


1. Memiliki hidup yang lebih bahagia
Menurut studi yang dilakukan di American Sociological pada tahun 2010 mengatakan bahwa seseorang yang mengikuti ibadah secara teratur akan cenderung memiliki banyak teman. Sehingga mereka merasa jauh lebih bahagia dan puas dalam hidupnya. Berbeda dengan orang-orang yang kurang aktif dalam hal keagamaan.


2. Lebih mampu menghadapi rintangan
Journal of American Medical Association pada tahun 2009 mempublikasikan hasil survei yang dilakukan kepada 345 pasien bahwa mereka yang menderita penyakit kronis dapat memperpanjang hidupnya apabila memiliki keinginan untuk mengikuti ibadah karena pembelajaran positif yang diajarkan oleh agama membuat seseorang terpacu dan lebih berani menghadapi rintangan dalam hidup.


3. Memperpanjang umur
Percaya atau tidak, kegiatan keagamaan yang dilakukan seseorang ternyata membuatnya semakin panjang umur. Seseorang diketahui akan berumur 7 tahun lebih panjang dibanding mereka yang jarang beribadah. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1999 menyatakan, seseorang yang melewatkan kegiatan ibadah justru rentan menghadapi kematian hingga 1.87 kali lebih tinggi dari mereka yang rajin dalam kegiatan keagamaan.


4. Menurunkan tekanan darah
Sebuah studi yang dilakukan di Medical Center Universitas Duke pada tahun 1998 menemukan bahwa orang tua yang lebih aktif beribadah akan memiliki tekanan darah yang lebih rendah 40 persen dibanding mereka yang vakum sama sekali.

Adalah tak dapat dipungkiri, agama dengan kesehatan memang sangat berkaitan. Sebab agama yang bersifat membangun dan menanamkan kebaikan dan dorongan semangat akan membuat hati dan pikiran seseorang terlepas dari stres, depresi, tekanan dan juga pergumulan hidup

Share :