Isolasi Mandiri di Desa Geneng

Adalah giat pembukaan rumah isolasi mandiri di Desa Geneng, pada Jum’at 4 September 2020 bersama Team Satgas Covid 19 Kecamatan Gatak (Unsur : TNI, Polri, Tramtib , PKK, Relawan dan Puskesmas ) dalam rangka “DISIPLIN ISOLASI BAGIAN UPAYA RONTOK-LUMPUHKAN CORONA (TURN BACK CORONA) di wilayah Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo.

Sebagai upaya : DISIPLIN ISOLASI BAGIAN UPAYA RONTOK-LUMPUHKAN CORONA (TURN BACK CORONA), diantaranya turut serta mempedomani istilah

Isolasi

Isolasi adalah tingkat pemisahan paling ekstrem. Isolasi biasanya dipicu oleh diagnosis individu yang positif terjangkit virus corona. Saat diisolasi, pasien hanya boleh berhubungan dengan tenaga medis saja. Pasien yang diisolasi tersebut harus dirawat dan dipantau sampai sembuh total.

 

Karantina

Karantina merupakan aktivitas yang ditujukan untuk memantau diri sendiri. Memperhatikan dan mengamati gejala-gejala dalam tubuh adalah bagian dari karantina. Biasanya, karantina dilakukan apabila seseorang diduga telah melakukan kontak fisik dengan pasien yang positif terjangkit virus corona.

 

Social Distancing

Social distancing adalah suatu kegiatan individu untuk melakukan pencegahan. Melakukan segala aktivitas di dalam rumah merupakan bentuk dari social distancing. Dengan adanya virus corona ini, social distancing membuat jarak sejauh 1,82 meter dari satu individu ke individu yang lain. Sehingga, terkadang pelaku isolasi dinyatakan sembuh berdasarkan revisi kelima pedoman COVID-19 per 13 Juli 2020 tentang pasien konfirmasi dengan gejala ringan, dan gejala sedang, tidak dilakukan pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Sehingga, seseorang dapat dinyatalan selesai isolasi, harus dihitung 10 hari sejak tanggal onset, dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam, dan gangguan pernafasan,". Isolasi diri sendiri adalah cara melindungi orang lain dari penyebaran wabah Covid-19 dengan cara berdiam diri di rumah. Sebelumnya, tentang lama isolasi diri sendiri ini bisa dilakukan sesuai rekomendasi karantina Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni selama 14 hari. Jika selama 14 hari itu tidak ada gejala yang timbul dan seseorang dinyatakan sehat oleh petugas medis, itu berarti siapapun bisa kembali berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

Share :